
Yusi Avianto Pareanom is an Indonesian novelist hailing from Semarang, Central Java, who worked as a journalist at the Tempo Magazine Group until 2003, before founding Penerbit Banana in 2005, which remains active today. He was a member of the Jakarta Arts Council's Literature Committee from 2016 to 2023 and initiated the Jakarta International Literary Festival, a platform bringing together writers and literary communities from the Global South, serving as director and curator for its first edition in 2019. Yusi has produced several works of fiction and non-fiction, including the novel Mandasia si Pencuri Daging Sapi, which won the Kusala Sastra Khatulistiwa in 2016, and Anak-anak Gerhana, released in 2026.
Yusi Avianto Pareanom adalah seorang novelis Indonesia asal Semarang, Jawa Tengah, yang berkarier sebagai wartawan di Grup Majalah Tempo hingga 2003, sebelum mendirikan Penerbit Banana pada 2005, yang masih aktif hingga kini. Ia menjadi anggota Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta dari 2016 hingga 2023 dan menggagas Jakarta International Literary Festival, sebuah platform yang mempertemukan penulis dan komunitas literasi dari Selatan Global, serta menjabat sebagai direktur dan kurator untuk edisi pertamanya pada 2019. Yusi telah menghasilkan sejumlah karya fiksi dan nonfiksi, termasuk novel Mandasia si Pencuri Daging Sapi, yang meraih Kusala Sastra Khatulistiwa pada 2016, dan Anak-anak Gerhana, yang terbit pada 2026.















































































