Zainah Anwar is a Malaysian women's rights activist and Co-founder of two ground-breaking women's groups that engage with Islam from a rights perspective to promote equality and justice for women in Muslim contexts, and to challenge the ways state and non-state actors abuse religion to justify discrimination against women. In 1987, she co-founded Sisters in Islam in Malaysia and became its founding Executive Director. In 2009, she co-founded Musawah, the global movement for equality and justice in the Muslim family, serving as its founding Executive Director until 2021, and now chairs its Board. Zainah has worked as a journalist, researcher, columnist, and senior programme officer in the Political Affairs Division of the Commonwealth Secretariat in London. She is the author of two books, Islamic Revivalism in Malaysia: Dakwah Among the Students and Legacy of Honour, a biography of three generations of political leadership.
Zainah Anwar adalah seorang aktivis hak-hak perempuan asal Malaysia dan salah satu pendiri dua kelompok perempuan yang inovatif, yang mengkaji Islam dari perspektif hak asasi untuk mendorong kesetaraan dan keadilan bagi perempuan dalam konteks masyarakat Muslim, serta menantang cara negara dan aktor non-negara menyalahgunakan agama untuk membenarkan diskriminasi terhadap perempuan. Pada tahun 1987, ia turut mendirikan Sisters in Islam di Malaysia dan menjadi Direktur Eksekutif pendirinya. Pada tahun 2009, ia turut mendirikan Musawah, gerakan global untuk kesetaraan dan keadilan dalam keluarga Muslim, dan menjabat sebagai Direktur Eksekutif pendirinya hingga tahun 2021, kemudian menjadi Ketua Dewan hingga saat ini. Zainah pernah bekerja sebagai jurnalis, peneliti, kolumnis, dan pejabat program senior di Divisi Urusan Politik Sekretariat Persemakmuran (Commonwealth Secretariat) di London. Ia adalah penulis dua buku, Islamic Revivalism in Malaysia: Dakwah Among the Students dan Legacy of Honour, sebuah biografi tiga generasi kepemimpinan politik.